Jumat Pekan II Prapaskah
Warna Liturgi: Ungu

✨ Kutipan Kehidupan

"Kadang kita jauh dari Tuhan bukan karena Dia pergi, tapi karena kita memilih jalan sendiri."

📖 Bacaan Liturgi:

➡️ Kejadian 37:3-4,12-13a,17b-28
➡️ Mazmur 105:16-21
➡️ Matius 21:33-43,45-46

📜 Sabda Tuhan:

"Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru." (Mat 21:42)

🔥 Renungan Sabda Harian:

Yesus menceritakan perumpamaan tentang penggarap kebun anggur yang jahat. Mereka menolak para utusan, bahkan membunuh anak sang pemilik kebun. Cerita ini menggambarkan bagaimana manusia sering menolak Tuhan ketika kehendak-Nya tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Kadang kita juga begitu. Kita ingin berkat-Nya, tapi tidak mau diatur oleh-Nya. Kita mau hasilnya, tapi menolak prosesnya. Kita ingin Tuhan hadir saat kita butuh, tapi menyingkirkan-Nya saat kita merasa cukup.

Namun menariknya, batu yang dibuang justru menjadi batu penjuru. Penolakan manusia tidak pernah menggagalkan rencana Tuhan. Bahkan dari penolakan dan penderitaan, Tuhan bisa menghadirkan keselamatan.

Prapaskah adalah waktu untuk bertanya: apakah ada bagian hidupku yang sedang menolak Tuhan? Apakah ada nasihat-Nya yang sengaja kuabaikan?

Tuhan tidak berhenti mengetuk hati kita. Ia tetap sabar, menunggu kita kembali membuka pintu.

🎯 Perutusan:

Renungkan satu area hidup yang perlu kamu serahkan kembali kepada Tuhan.

🙏 Doa:

Tuhan, jangan biarkan aku mengeraskan hati. Ajari aku menerima kehendak-Mu dalam hidupku. Amin.